Friday, 31 January 2020

Ternyata Begini Hari Anak Nasional 7 Bocah Di Bogor Menabung Untuk Membeli Hewan Kurban

Hari Anak Nasional adalah hari buat memperingati hak-hak seluruh anak pada Indonesia tanpa terkecuali. Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli setiap tahunnya sinkron menggunakan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984.

Sumber Gambar: Website Resmi Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Pada tahun 2019 ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen-PPA) memusatkan peringatan hari anak tahun ini di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan dalam tanggal 23 Juli, pada hari Selasa, 23 Juli 2019.
Baca Juga : 
Subscribe: Video Baru Setiap Hari
Cara Mendaftar Blog Ke Google AdSense Lengkap
Kemenppa menilai peringatan hari anak wajib dijadikan momentum terhadap pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak, agar anak Indonesia dapat tumbuh & berkembang secara optimal sehingga menciptakan generasi penerus yg berkualitas.

5 Tantangan Anak Indonesia
Dalam pedoman Hari Anak Nasional, Kemenppa membicarakan masih poly tantangan yang berkaitan dengan hak anak dan proteksi terhadap anak yg masih belum sepenuhnya dan sanggup dilakukan secara optimal.

Beberapa tantangan itu diantaranya:

1. Masih terbatasnya partisipasi anak dan bunyi anak pada mewarnai proses pembangunan.
2. Masih banyak anak yg belum mempunyai Akta Kelahiran.
3. Masih terdapat anak yg belum mendapatkan pendidikan layak.
4. Masih banyaknya kekerasan terhadap anak, baik yg dilakukan oleh orang terdekat ataupun orang dewasa bahkan sang sesama anak itu sendiri.
5. Masih banyak anak yg mendapatkan kekerasan baik itu disekolah, dijalan, yg dapat mengganggu tumbuh kembang anak sehingga berpotensi anak mempunyai konduite kekerasan misalnya yg beliau dapatkan pada waktu dewasa nanti.

Kisah Inspiratif Anak Indonesia

Tanggal 23 Juli, merupakan hari dimana buat memperingati Hari Anak Nasional, kisah inspiratif tiba dari Kota Hujan Bogor, Anak menurut Kampung Ardio RT 1/5, kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Kisah 7 orang anak yang membeli fauna sapi kurban menggunakan cara menabung residu hasil uang jajan mereka.

Mereka merupakan Abu Bakar (13) anak didik kelas tiga SMP (Sekolah Menengah pertama), Zhilal (11) siswa kelas lima Sekolah Dasar (SD), Sauqi (11) siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD), Fauzan (11) siswa kelas 6 Sekolah Dasar (Sekolah Dasar), Sukatma (12) anak didik kelas 1 SMP (SMP), Zalfa (12) anak didik kelas VII Sekolah Menengah Pertama (Sekolah Menengah pertama), dan Yudi (18) yang baru saja lulus SMA (Sekolah Menengah Atas).

Sapi tadi di beli Iki sapaan akrab Abu Bakar dan keenam temannya tersebut menggunakan harga Rp. 19,5 Juta.

Niat buat berkurban tahun ini & Usaha yang dilakukan ketujuh anak yg tinggal di perkampungan padat penduduk akhirnya mampu mewujudkan impiannya.

Mereka mengumpulkan uang menurut sisa uang saku setiap harinya sekitar Rp. Lima Ribu hingga Rp. 10 Ribu.

Jika pada Hari Idul Adha tahun kemudian, mereka hanya mampu melihat orang-orang yang berkurban, tapi pada Hari Idul Adha tahun ini mereka mampu ikut berkurban dengan menyembelih sapi kurban output berdasarkan tabungan mereka sendiri.

Masih pada peringatan Hari Anak Nasional, kisah ini dapat menginspirasi seluruh Anak di Indonesia supaya lebih memaknai hari anak ini menjadi hari yang mereka mampu lakukan menggunakan hal-hal positif misalnya ketujuh anak pada Bogor tadi.

Semoga berguna.

Subscribe Youtube Kami:

FaceApp Haram Di Mesir, 7 Bocah Patungan Beli Sapi, Hingga Caleg Meninggal Jadi Caleg Terpilih

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Ternyata Begini Hari Anak Nasional 7 Bocah Di Bogor Menabung Untuk Membeli Hewan Kurban

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan catatan jangan sampe komentar kamu mengandung SPAM - Terima kasih