Monday, 30 December 2019

Seperti ini 8 tata cara wudhu lengkap dengan doa setelah berwudhu

tata cara berwudhu lengkap

Pengertian Wudhu

Wudhu adalah suatu kegiatan harus yang dilakukan setiap muslim waktu sebelum mengerjakan shalat (beribadah) pada Allah Ta'ala. 

Membersihkan anggota badan menurut hadats mini & juga najis dengan cara berwudhu yg merupakan kondisi sahnya shalat.

Fardhu Wudhu
Setelah mengetahui pengertian wudhu diatas, baiknya kita pula memahami keenam fardhu wudhu diantaranya

1. Niat
Sebelum berwudhu hendaknya berniat (menyengaja) buat menghilangkan hadats dan menyengaja berwudhu waktu membasuh muka.

Lafal niat wudhu 
Nawaitul-wudhuu'a liraf'il-hadatsil-ashghari fardhal lillaahi ta'aalaa.

Artinya :
"Aku niat berwudhu buat menghilangkan hadats kecil, fardhu lantaran Allah Ta'ala."

2. Membasuh Wajah 
Hendaknya membasuh seluruh muka (mulai menurut tumbuhnya rambut kepala sampai dagu, dan dari indera pendengaran kanan sampai telinga kiri)

3. Membasuh ke 2 tangan hingga siku.

4. Mengusap sebagian rambut ketua.

5. Membasuh ke 2 kaki hingga mata kaki.

6. Tertib (berurutan), artinya mendahulukan rukun yg wajib didahulukan, & mengakhiri rukun yg harus diakhirkan.

Baca Juga: 5 Manfaat Baby Oil bagi Tubuh & Rambut

Syarat-syarat Wudhu

Dalam rapikan cara berwudhu, baiknya kita mengetahui tentang kondisi-syarat pada berwudhu diantaranya:

1. Islam

dua. Tamyiz, yaitu bisa membedakan baik buruknya suatu pekerjaan.

3. Tidak berhadats besar
4. Menggunakan air suci dan disucikan.

lima. Tidak terdapat sesuatu yang menghalangi air, buat hingga ke anggota badan, misalnya getah, cat & sebagainya.

6. Mengetahui mana yang wajib (fardhu) dan mana yang sunnah

Sunah-sunah berwudhu

Setelah mengetahui kondisi-kondisi berwudhu, kita wajib jua memahami akan sunah-sunah pada berwudhu diantaranya

1. Bersiwak

dua. Membaca basmalah saat hendak berwudhu.

tiga. Membasuh ke 2 telapak tangan hingga pergelangan.

4. Berkumur-kumur.

lima. Membasuh lubang hidung sebelum niat.

6. Menyapu semua rambut kepala dengan air.

7. Mendahulukan anggota badan yang kanan daripada yg kiri.

8. Membasuh ke 2 telinga dalam & jua luar.

9. Setiap membasuh hendaknya tiga kali basuhan.

10. Membersihkan sampai ke sela-sela jari tangan dan kaki.

11. Membaca Do'a sesudah berwudhu

Perihal yang bisa membatalkan wudhu

Setelah bersuci menggunakan wudhu, alangkah baiknya kamu mengetahui wacana apa saja yg dapat membatalkan wudhu antara lain menjadi berikut

1. Keluar sesuatu menurut qubul dan dubur, Misalnya buang air mini & jua akbar, keluar angin dan sebagainya.

dua. Hilangnya akal karena gila, pingsan, mabuk & tertidur nyenyak.

3. Bersentuhan antara kulit pria & perempuan yang sama-sama dewasa & bukan muhrim.

4. Memegang atau menyentuh kemaluan dengan telapak tangan atau menggunakan bagian jari-jari tangan & nir tertutup (walaupun kemaluannya sendiri).

Cara Berwudhu

Orang yg hendak mengerjakan ibadah Shalat, wajib kiranya melakukan wudhu terlebih dahulu, lantaran berwudhu menjadi kondisi utama berdasarkan sahnya shalat.

Sebelum berwudhu, kita wajib membersihkan terlebih dahulu najis-najis yg masih Menempel di badan, jikalau memang ada.

Baca Juga :
Pengertian Najis, macam-macam najis dan cara menghilangkannya

Tata Cara berwudhu menjadi berikut

1. Membaca basmalah "Bismillahirrahmanirrahim", hingga dengan mencuci kedua belah tangan sampai pergelangan menggunakan bersih sampai 3 kali.

Do'a membasuh telapak tangan:


اللَّهُمَّ احْفَظْ يَدِيْ مِنْ مَعَاصِيْكَ كُلِّهَا

Allahumma ihfadz yadi min ma’aashiika kullaha

Artinya :
"Ya Allah, jagalah kedua tanganku berdasarkan perbuatan maksiat"

tata cara berwudhu
Mencuci ke 2 tangan sampai pergelangan tangan
2. Setelah terselesaikan membersihkan tangan terus berkumur-kumur tiga kali.

Saat berkumur, disunahkan berdoa pada dalam hati:


اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ اللَّهُمَّ اسْقِنِي مِنْ حَوْضِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأْسًا لَا أَظْمَأُ بَعْدَهُ أَبَدًا

Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika, Allahumma asqini min haudli nabiyyika shollallahu ‘alaihi wa sallam ka’san laa adzma’a ba’dahu Abadan


Artinya:

“Ya Allah, tolonglah saya (buat selalu) mengingat dan bersyukur pada-Mu. Ya Allah, beri saya minuman berdasarkan telaga Kautsar Nabi Muhammad, yg begitu menyegarkan sampai saya tidak merasa haus selamanya”.


Berkumur-kumur sebesar tiga kali

tiga. Selesai berkumur, terus mencuci lubang hidung sebanyak 3 kali.

Saat menghirup air, didalam hati berdoa:


اللَّهُمَّ أَرِحْنِي رَائِحَةَ الْجَنَّةِ اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنِيْ رَائِحَةَ نِعَمِكَ وَجَنَّاتِك


Allahumma Arihni Raaihatal jannah. Allahumma laa tahrimni raaihata ni’amika wa jannatika

Artinya:
“Ya Allah, (izinkan) saya mencium wewangian nirwana. Ya Allah, jangan halangi aku mencium wanginya nikmat-nikmatmu dan wanginya surga .

Sedangkan waktu mengeluarkan air dalam hidung berdoa :

اَلَّلهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ رَوَائِحِ النَّارِ وَسُوْءِ الدَّارِ

Allahumma inni a’udzu bika min rawaaihin naar wa suu`i daar

Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung dalam-Mu dari busuknya aroma neraka, dan berdasarkan buruknya loka pulang”.

Mencuci lubang hidung tiga kali

4. Selesai mencuci lubang hidung, selanjutnya niat berwudhu di dalam hati berbarengan menggunakan mencuci wajah sebesar tiga kali.

Bacaan niat dalam hati:

نَوَيْتُ الْوُضُوْءِ لِرَفْعَ الْحَدَثِ الأَصْغَرِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَي

Nawaitul wudlu`a li rof’il hadatsil ashghori fardlan lillahi ta’ala.

Artinya:
“Aku niat berwudhu buat menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah Ta’ala”

Membasuh air wudhu ke semua paras sambil membaca:

اللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِيْ يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ

Allahumma bayyidl wajhi yauma tabyadldlu wujuuhun wa taswaddu wujuuh

Artinya:
“Ya Allah, putihkanlah wajahku pada hari ketika wajah-wajah memutih dan menghitam”

Membasuh paras sebesar tiga kali

lima. Membasuh kedua tangan sempurna, berdasarkan sela-sela sampai siku dilebihkan sedikit sebesar tiga kali.

Doa Saat menbasuh tangan kanan:

اللَّهُمَّ أَعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِيَمِينِيْ وَحَاسِبْنِيْ حِسَابًا يَسِيرًا

Allahumma a’thini kitaabi biyamiini, wa haasibni hisaaban yasiiran.

Artinya:
“Ya Allah, berikanlah buku amalku (kelak pada akhirat) dalam tangan kananku, & hisablah saya dengan hisab yang ringan”

Sedangkan ketika membasuh tangan kiri, berdoa:

اللَّهُمَّ لَا تُعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِشِمَالِيْ وَلَا مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِيْ


Allahumma laa tu’thini bi syimaali, wa laa min waraa`i dzahri

Artinya:
“Ya Allah, jangan Kau berikan buku amalku (kelak di akhirat) pada tangan kiriku, dan jangan juga diberikan dari pulang punggungku”.


Membasuh kedua tangan hingga siku

6. Selesai membasuh kedua tangan, selanjutnya membasuh separuh rambut. Baiknya dilakukan menggunakan cara mengusapkan air wudhu berdasarkan depan hingga belakang, lalu pulang lagi kedepan sebesar tiga kali.

Saat membasuh rambut, berdoa:

اللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ وَأَظِلَّنِيْ تَحْتَ عَرْشِكَ يَوْمَ لَا ظِلَّ إلَّا ظِلُّك


Allahumma harrim sya’ri wa basyari ‘ala an-naari wa adzilni tahta ‘arsyika yauma laa dzilla illa dzilluka.

Artinya:
“Ya Allah, halangi rambut dan kulitku berdasarkan sentuhan barah neraka, dan naungi aku menggunakan naungan singgasana-Mu, pada hari saat tidak ada naungan selain naungan berdasarkan-Mu”.

Mengusap sebagian ketua

7. Mengusap telinga termasuk area pada dan luar daun telinga sebanyak tiga kali.

Pada saat mengusap indera pendengaran, dalam hati berdoa:

اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ


Allahumma ij’alni minalladziina yastami’uunal qoula fayattabi’uuna ahsanahu.

Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah aku orang-orang yang mampu mendengar ucapan & sanggup mengikuti apa yg baik menurut ucapan tersebut”.

Mengusap ke 2 pendengaran

8. Dan terakhir, membasuh kedua belah kaki hingga ke mata kaki & sela-sela kaki sebesar 3 kali.

Doa ketika membasuh kaki kanan:

اللهم اجْعَلْهُ سَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا. اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِيْ عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ الْأَقْدَامُ


Allahumma ij’alhu sa’yan masykuuran wa dzamban maghfuuran wa ‘amalan mutaqabbalan. Allahumma tsabbit qadami ‘ala shiraathi yauma tazila fiihi al-aqdaam.

Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah (segenap langkahku) menjadi bisnis yg disyukuri, sebagai penyebab terampuninya dosa & sebagai amal yg diterima. Ya Allah, mantapkanlah telapak kakiku waktu melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak pada hari ketika banyak telapak kaki yang tergelincir”

Dan ketika membasuh kaki kiri, berdoa:

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ أَنْ تَنْزِلَ قَدَمِيْ عَنِ الصِّرَاطِ يَوْمَ تَنْزِلُ فِيْهِ أَقْدَامُ الْمُنَافِقِيْنَ


Allahumma inni a’uudzu bika an tanzila qadami ‘an ash-shiraathi yauma tanzilu fiihi aqdaamul munaafiqiin

Artinya:
“Ya Allah, saya berlindung dalam-Mu, berdasarkan tergelincir ketika melintasi jembatan shirathal mustaqim, kelak pada hari waktu banyak telapak kaki orang munafik yang tergelincir”.

Membasuh ke 2 kaki sebesar 3 kali



Doa Setelah Berwudhu

Setelah berwudhu disunahkan membaca doa sembari menghadap ke kiblat seraya menadahkan kedua tangan keatas.

Bacaan doa selesainya berwudhu:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللهَ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ


Asyhadu al laa ilaaha illaLlah wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu. Allahumma ij’alni minat tawwaabiina waj’alni minal mutathahhiriin. Subhaanaka Allahumma wa bihamdika asyhadu al laa ilaaha illa Anta astaghfiruka wa atuubu ilaik. Wa shallaLlahu ‘ala sayyidina Muhammad wa `aali Muhammad.

Artinya:
“Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad merupakan hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah saya sebagian berdasarkan orang-orang yang bertaubat, dan jadikanlah aku sebagian berdasarkan orang yg kudus. Maha kudus kamu Ya Allah, & dengan memuji-Mu. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Engkau, saya meminta ampunan pada-Mu, dan bertaubat dalam-Mu. Semoga berkah rahmat Allah senantiasa terlimpahkan dalam nabi Muhammad & keluarganya.”

Back To Home

LAFADZ DOA NIAT WUDHU & DOA SETELAH WUDHU

Doa Wudhu: Bacaan Wudhu dan Maknanya - Doa Wudhu LENGKAP - Panduan Ibadah dan Adab dengan Ilustrasi

Doa Sesudah Wudhu Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Seperti ini 8 tata cara wudhu lengkap dengan doa setelah berwudhu

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan catatan jangan sampe komentar kamu mengandung SPAM - Terima kasih